6. Belajar Cisco Dengan Mudah – VTP (VLAN Trunking Protocol)

Belajar Cisco Dengan Mudah

Overview

VTP (VLAN Trunking Protocol) sederhananya adalah protokol yang bertugas menyebarkan konfigurasi VLAN melalui port trunk. Jadi ada switch yang dijadikan server dan client. Switch-switch yang bertindak sebagai VTP client akan menerima konfigurasi sama persis seperti yang ada pada VTP Server. Sehingga administrator jaringan tidak perlu melakukan konfigurasi VLAN secara berulang-ulang di setiap switch.

1. VLAN Trunking Protocol

Mode-Mode VTP

  1. VTP Server
    • Pad mode ini, switch dapat melakukan manajemen VLAN seperti menambah, me-rename, atau menghapus VLAN.
    • Membuat VTP Advertisements dan menyebarkannya ke semua port trunk yang aktif setiap 5 menit sekali.
    • VTP Adversitements meliputi:
      1. VTP Domain
      2. VLAN Number
      3. VLAN Name
      4. VTP Verson
      5. VTP Revision Number
      6. VTP Password
      7. dll
    • VTP Server juga akan bertindak sebagai VTP Client untuk tujuan redundansi.
    • Switch akan menolak advertisements yang berasal dari VTP Domain yang berbeda.
  2. VTP Client
    • Tidak dapat melakukan modifikasi atau manajemen VLAN.
    • Bertugas menerima, memproses dan mem- forward VTP Advertisements.
  3. VTP Transparent
    • Switch independen, yang dapat melakukan modifikasi atau manajemen VLAN lokal.
    • Hanya mem-forward VTP Advertisement tanpa melakukan proses.

Ketentuan VTP

  1. Setidaknya harus ada 1 VTP Server.
  2. Link-link di antara switch harus menjadi Trunk.
  3. Trunk Link harus memiliki enkapsulasi yang sama.
  4. VTP Domain harus sama pada semua switch.
  5. VTP Password harus sama pada semua switch.
  6. VTP Version tidak harus sama.

Konfigurasi

2. Konfigurasi VTP

Konfigurasi dilakukan seperti gambar di atas. Port fa0/1 s/d fa0/5 akan dijadikan Trunk pada setiap switch. Sehingga, koneksi antar switch akan dilakukan melalui port-port tersebut.

S1(config)# int range fa0/1-5
S1(config-if-range)# switchport mode trunk
S1(config-if-range)# switchport trunk allowed vlan all

S1(config)# vlan 10
S1(config-vlan)# name Office
S1(config)# vlan 20
S1(config-vlan)# name Guest

S1(config)# vtp mode server
S1(config)# vtp domain ciscodomain
S1(config)# vtp password ciscopassword
S2(config)# int range fa0/1-5
S2(config-if-range)# switchport mode trunk
S2(config-if-range)# switchport trunk allowed vlan all

S2(config)# vtp mode client
S2(config)# vtp domain ciscodomain
S2(config)# vtp password ciscopassword
S3(config)# int range fa0/1-5
S3(config-if-range)# switchport mode trunk
S3(config-if-range)# switchport trunk allowed vlan all

S3(config)# vtp mode client
S3(config)# vtp domain ciscodomain
S3(config)# vtp password ciscopassword

Jika konfigurasi di atas telah dilakukan, maka seharusnya switch S2 dan switch S3 akan menerima konfigurasi VLAN dari switch S1. Jika terjadi perubahan apapun tentang VLAN di switch S1, maka switch S2 dan switch S3 akan mengikuti.

Perintah-Perintah Pendukung

$ show vlan brief
$ show vlan summary
$ show vlan id 20
$ show vlan name Office
$ show interface fa0/1 switchport
$ show vlan interface fa0/1

LANJUTKAN BACA MATERI LENGKAP


Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.